Uncategorized

Tahapan Pengolahan Minyak Bumi Hingga Siap Konsumsi

Minyak bumi merupakan basic berasal dari beragam macam produk yang bisa kami nikmati untuk mendukung aktivitas keseharian kita. Bensin barangkali menjadi salah satu hasil daripada pengolahan minyak bumi yang paling dekat dengan kita. Namun pernahkah terlintas proses apa saja yang mesti dilewati oleh minyak bumi dengan Flow Meter LC untuk menjadi siap menggunakan sob?

Proses yang dialami oleh minyak bumi hingga menjadi produk siap menggunakan sebenarnya lumayan panjang, pemishan, pemurnian, pembersihan merupakan sebagian langkah yang mesti dilakoninya. Untuk lebih memahami tentang proses yang dialami oleh minyak bumi hingga menjadi bahan siap menggunakan selebihnya dapat diuraikan dibawah ini sob.

Destilasi

Destilasi atau termasuk disebut Fraksinasi merupakan bagian pertama yang dialami oleh minyak bumi. Pada proses ini minyak bumi dapat dipisahkan berdasarkan titik didih. Destilasi biasanya dijalankan pada tanur tinggi yang kedap udara dan mendapat tekanan 1 atmosfer pada dengan suhu 370 derajat celcius. Dengan pemansan ini maka minyak bumi dapat terpisahkan dengan minyak bumi yang miliki titik didih rendah berada di atas tanur, dan titik didih tinggi dapat berada di basic tanur.

 

Cracking

Disebut termasuk dengan refinery (pemurnian) dimana penguraian molekul-melekul besar senyawa hidrokarbon besar menjadi molekul-molekul senyawa hidrokarbon kecil. Seperti halnya pengolahan fraksi minyak solar atau minyak tanah menjadi bensin. Proses cracking secara umum terkandung 3 cara, dengan panas (thermal cracking), katalis (catalytic cracking), dan hydrocracking.

 

Reforming

Reforming adalah proses merubah struktur molekul fraksi yang mutunya jelek (rantai karbon lurus) menjadi fraksi yang mutunya lebih baik (rantai karbon bercabang). Proses reforming bisa termasuk dijalankan dengan melakukan pemanasan atau dengan katalis. Karena target merubah struktur molekul reforming termasuk kerap disebur dengan proses isomerasi.

 

Alkilasi dan Polimerasi

Alkilasi adalah proses menambahkan kuantitas atom pada fraksi yang sebabkan molekul fraksi lebih panjang dan bercabang. Pada biasanya proses alkasi bisa dijalankan dengan memberi tambahan katalis asam kuat seperti HCl, H2SO4, atau AlCl3.

Sedangkan Polimerasi adalah tahapan dimana penggabungan molekul-molekul kecil hingga menjadi molekul yang lebih besar dalam fraksi supaya kualitas berasal dari produk akhir dapat lebih meningkat.

 

treating

Treating merupakan proses pemurnian fraksi minyak bumi sehabis lewat proses eliminasi bahan-bahan pengotor yang terkandung baik gara-gara proses pada mulanya ataupun bawaan minyak mentah. Pada biasanya bahan pengotor yang dapat dihilangkan adalah bau tidak sedap dengan proses copper sweetening dan doctor treating, lumpur dan warna dengan proses acid treatment, paraffin dengan proses dewaxing, aspal dengan proses deasphalting, dan belerang dengan proses desulfurizing.

 

Blending

Sebagai bagian akhir untuk menghasilkan bahan siap kegunaan yang cocok dengan standarisasi yang sudah ditentukan, maka minyak bumi yang sudah melalui beragam proses mesti melalui blending. Dengan menambahkan aditif yang bertujuan untuk menambah kualitas daripada produk akhir salah satunya dengan ditambahnya tetra ethyl lead (TEL) yang merupakan bahan aditif penambah bilangan oktan bensin.

Nah itu dia sob enam proses yang mesti dilewati oleh minyak bumi hingga menjadi bahan siap pakai. Cukup panjang ya? Maka berasal dari itu yuk menggunakan minyak bumi kami dengan bijaksana.

Similar Posts