Bisnis

Pengertian Diversifikasi Tujuan dan Manfaat Diversifikasi serta Pelaksanaannya

Tujuan dan Manfaat Diversifikasi

PENGERTIAN DIVERSIFIKASI USAHA

Diversifikasi adalah usaha memperluas jenis barang yang akan dijual dan merupakan sebuah strategi perusahaan untuk menaikkan penetrasi pasar. Diversifikasi produk adalah upaya yang dilakukan pengusaha untuk memasarkan beberapa produk yang sejenis dengan produk yang sudah dipasarkan sebelumnya. Diversifikasi produk juga merupakan upaya untuk mencari dan mengembangkan produk atau pasar yang baru atau keduanya, dalam rangka mengejar pertumbuhan, peningkatan penjualan, profitabilitas, dan fleksibilitas. Dengan kata lain, divesifikasi produk didefinisikan sebagai perluasan pemilihan barang dan jasa yang dijual oleh perusahaan dengan jalan menambah produk baru  atau jasa ataupun memperbaiki tipe, warna, mode, ukuran, jenis dari produk yang sudah ada dalam rangka memperoleh laba maksimal.

Kunjungi Juga Spesifikasiproduk.com untuk mengetahui Review Produk-produk Terlaris di Pasaran Indonesia saat ini, agar tidak ketinggalan untuk mendapatkan diskon harga besar-besaran untuk setiap produk yang ditawarkan. Serta Bisnis dan berita Viral terbaru.

TUJUAN DAN MANFAAT DIVERSIFIKASI USAHA

Harberg, dan Rieple, dalam Fandy Tjiptono menyatakan bahwa divesifikasi dilaksanakan dengan beberapa tujuan, yaitu sebagai berikut :

  1. Pertumbuhan dan nilai tambah; investasi yang dilakukan perusahaan memberikan keuntungan bagi perusahaan, misalnya mengakuisisi perusahaan yang memiliki sumber daya strategis, seperti pemasok yang memproduksi bahan baku utama perusahaan  atau distribusi yang telah memiliki saluran distribusi yang luas.
  2. Meratakan resiko; dengan berinvestasi pada beberapa usaha, resiko yang dimiliki satu usaha t  idak berpengaruh secara total terhadap perusahaan karena dapat dimbangi oleh return usaha lainnya.
  3. Mencegah pesaing; penguasaan pada usaha yang memiliki sumber daya strategis dapat memberikan nilai tambah dan mencegah penguasaan oleh pesaing.
  4. Mencapai sinergi; kombinasi antara segmen usaha diharapkan memiliki kemampuan untuk mencapai sesuatu yang tidak mungkin dicapai apabila usaha tersebut bekerja sendiri-  sendiri.
  5. Mengendalikan pemasok dan distributor; memudahkan perusahaan dalam mengendalikan harga dan mutu agar dapat bersaing.

Manfaat diversifikasi bagi perusahaan menurut Fandy Tjiptono (1997), yaitu sebagai berikut :

  1. Mengerahkan full capacity karena tidak bergantung pada satu macam produk;
  2. Memaksimumkan profitnya dengan cara mengadakan ekspansi perusahaan;
  3. Memperoleh penemuan baru yang menguntungkan bagi calon konsumen;
  4. Tidak bergantung pada satu pasar.

PELAKSANAAN STRATEGI DIVERSIFIKASI

Usaha yang dapat dilakukan pada strategi diversifikasi, yaitu sebagai berikut :

A. Alternatif strategi diversifikasi alternatif strategi diversifikasi meliputi :

  1. Pemisahan menambah lini produk baru sehingga sama dengan memperlebar bauran produk, dengan cara ini, lini baru akan memanfaatkan kesempatan dari reputasi perusahaan;
  2. Perpanjangan lini yang ada sehingga menjadi suatu perusahaan dengan lini produk yang lebih lengkap;
  3. Penambahan ukuran, formula, atau ciri lain dari setiap produk;
  4. Penambahan atau pengurangan konsistensi lini produk, bergantung pada perusahaan ingin meraih reputasi kuat pada suatu bidang atau melibatkan diri pada bebrapa bidang.

B. Faktor-faktor dalam pelaksanaan strategi diversifikasi

Tiga hal yang perlu dipertimbangkan untuk memilih jenis barang atau jasa yang akan diproduksi atau diperdagangkan, yaitu sebagai berikut:

  1. Luas pemasaran; setiap perusahaan dapat meramalkan luas pemasaran dari barang atau jasa yang akan dihasilkan atau diperdagangkan. Luas pemasaran ini harus selalu dihubungkan dengan kemapuan modal yang disediakan serta fasilitas lain dari perusahaan.
  2. Tingkat persaingan. Jika ingin memproduksi suatu produk atau jasa, perusahaan harus dapat meneliti seberapa jauh tingkat persaingan dalam usaha dan sampai seberapa jauh kemampuan kita untuk ikut terjun dalam persaingan tersebut.
  3. Kemapuan teknis. Hal ini perlu diperhatikan karena akan mempengaruhi kualitas dari barang atau jasa yang akan dibuat. Kualitas ini sangat besar pengaruhnya terhadap kelancaran penjualan.

Similar Posts