Kesehatan

Kenali Dia Gejala Kanker Usus Besar Sejak Dini

gejala kanker usus besar

Kanker usus besar atau kanker kolon merupakan jenis kanker yang cukup mematikan. Penting untuk Anda memahami apa saja gejala dari kanker ini, karena ini termasuk jenis kanker yang paling banyak ditemukan di Indonesia. Mengutip dari deherba, berikut sejumlah gambaran mengenai gejala kanker usus besar.

Memahami Penyakit Kanker Kolon

Kanker kolon ini lebih sering terjadi pada mereka di atas usia 60 tahun. Efek akumulasi endapan toksin dan bakteri tidak sehat yang tersimpan dalam usus besar selama puluhan tahun menjadi penyebab utama kanker ini muncul.

Dan karenanya mereka dengan pola makan rendah serat, kerap mengonsumsi makanan kaya radikal bebas dan sering mengalami masalah konstipasi adalah yang paling rentan mengalami kasus kanker usus besar.

Kanker usus besar sendiri menjadi kanker ketiga yang paling banyak ditemukan di Indonesia, setelah kanker payudara dan kanker paru-paru. Tingkat kematian dari kanker usus besar juga terbilang tinggi mengingat banyaknya kasus kanker tediagnosa di stadium lanjut.

Masalah utamanya adalah kebanyakan kasus kanker usus besar sulit dideteksi sejak awal. Gejala kanker usus besar pada stadium awal akan menyerupai kebanyakan kasus penyakit yang terkait pencernaan pada umumnya.

Hampir dari 75% kasus kanker usus besar berawal dari kasus polip adenoma pada dinding usus besar. Pada dasarnya polip bukan jenis tumor berbahaya, tetapi bisa berkembang menjadi kanker bila diabaikan.

Pada fase tumor dan pra kanker kondisi ini masih sangat mungkin diatasi. Dan untuk itu perlu dipahami bagaimana mengenali gejala kanker usus besar ini pada tahap awal.

Gejala Kanker Usus Besar Stadium Awal

Kanker usus besar pada stadium 0 dan stadium 1 memiliki kemungkinan hidup cukup tinggi, di atas 85%. Stadium 0 ditandai dengan perkembangan awal tumor menjadi kanker, sedang stadium 1 terbentuknya massa kanker dalam ukuran di bawah 1 inci.

Dan gejala kanker usus besar distadium awal tersebut adalah sebagai berikut:

Rasa tidak nyaman saat BAB

Pada stadium awal, tidak banyak keluhan yang bisa ditandai sebagai gejala kanker usus besar. Tetapi biasanya tanda tanda awal dicirikan dengan rasa tidak nyaman di area anus dan usus besar. Pasien akan merasakan ketidak nyamanan itu saat BAB. Kadang jug saat beraktivitas fisik berat, duduk terlalu banyak atau mengangkat berat. Rasa seperti tekanan di area perut bawah berpusat di punggung dan pantat belakang. Kadang juga disertai rasa seperti ada benjolan yang mengganjal.

Diare atau sembelit

Gangguan pada usus besar akan menyebabkan fungsi usus besar terganggu. Kadang menyebabkan kadar air dalam feses meningkat dan pasien mengalami diare. Kadang justru terjadi sembelit yang berat. Keluhan sembelit dan diare yang datang pergi terus menerus ini bisa jadi tanda bahaya.

Warna feses berubah

Gejala kanker usus besar lain adalah munculnya  perubahan warna feses yang tidak normal. Feses akan tampak terlalu tua dan kehitaman yang bisa menjadi tanda terlarutnya darah dalam feses. Atau menjadi terlalu pucat akibat fungsi dinding usus besar yang mulai rusak.

Perdarahan anus

Ciri-ciri kanker usus besar lain yang khas adalah kerapnya pasien mengalami perdarahan bersamaan dengan keluarnya feses. Feses akan keluar bersama dengan beberapa titik spot darah. Kadang feses akan tampak berwarna jingga karena bercampur dengan darah.

Nyeri pada perut

Bersamaan dengan munculnya invasi kanker pada usus besar, maka terbentuk inflamasi dan kerusakan sel yang akan menimbulkan efek nyeri yang hebat. Kadang rasa nyeri muncul dengan cukup menusuk, baik bersamaan dengan BAB atau tidak bersamaan dengan BAB.

Rasa perut penuh

Kanker menyebabkan terbentuknya massa pada area usus besar. Massa ini bisa semakin besar dan mendesak. Menyebabkan perut terasa penuh dan sesak. Biasanya pada stadium dua perut akan mulai terlihat sedikit buncit di bawah dan terasa keras. Bersamaan dengan ini pasien kerap mengalami kembung dan mual. Kelebihan gas juga menjadi gejala kanker usus besar karena efek produksi gas dari lambung yang terpengaruh oleh perkembangan kanker.

 

 

Similar Posts