Kesehatan

Berita Dalam Negeri: Vaksinasi Covid-19 Tahap 2

Vaksinasi Covid-19 Tahap 2: Sasaran Penerima, Cara Daftar, dan Lokasi  Halaman all - Kompas.com

Berita terbaru kali ini akan mengulas mengenai vaksinasi Covid-19 tahap 2 di Indonesia. Vaksinasi Covid-19 di Indonesia sendiri mulai memasuki tahap kedua. Tahap kedua ini sasarannya adalah warga lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun dan pekerja publik. Vaksinasi tahap kedua menargetkan 38.513.446 orang yang diharapkan akan selesai proses vaksinasinya pada Mei 2021. Tahap kedua ini sebelumnya telah dimulai pada 17 Februari lalu yang menyasar para pedagang pasar di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Untuk selanjutnya, vaksinasi akan dilakukan di tujuh provinsi di Jawa-Bali secara bertahap.

Namun, sebelum dilakukannya vaksinasi, para calon penerima vaksin Covid-19 perlu memperhatikan beberapa hal. Sebagaimana keterangan yang tertulis melalui Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), dr Siti Nadia Tarmizi, M.Epid selaku Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, menjelaskan bahwa terdapat beberapa syarat penerima vaksin Covid-10 di Indonesia, diantaranya:

  1. Tidak memiliki riwayat penyakit

Poin ini adalah syarat penting penerima vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Adapun penyakit yang dimaksud adalah:

  • Pernah terinfeksi Covid-19
  • Menderita gejala infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dalam tujuh hari terakhir
  • Sedang menjalani terapi aktif jangka panjang untuk penyakit kelainan darah
  • Gagal jantung atau mempunyai penyakit jantung koroner
  • Mempunyai penyakit autoimun seismik seperti SLE/Lupus, Sjorgen, vaskulitis atau penyakit autoimun lainnya
  • Memiliki penyakit ginjal kronis
  • Sedang menjalani hemodialysis, dialysis peritonealm transplantasi ginjal, sindroma enfrotik dengan kortikosteroid
  • Mempunyai Reumatik Autoimun atau Rhematoid Arthritis
  • Mengidap penyakit saluran pencernaan kronis
  • Mengidap penyakit hipertiroid atau hipotiroid karen autoimun
  • Mengidap penyakit kanker
  • Memiliki kelainan darah
  • Imunokompromais atau defisiensi imun
  • Sebagai penerima produk darah atau transfusi
  1. Bukan Ibu hamil atau menyusui

Selain itu, vaksin virus corona Sinovac yang akan dilakukan dalam tahap kedua program vaksinasi Covid-19 di Indonesia juga tidak bisa diberikan kepada penerima vaksin yang sedang hamil atau menyusui.

  1. Tidak mempunyai kontak erat dengan keluarga yang suspek, konfirmasi atau sedang menjalani perawatan akibat Covid-19.
  2. Hasil pengukuran suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celsius

Apabila hasil pengukuran suhu tubuh calon penerima vaksin sedang demam, dengan suhu tubuh 37,5 derajat celsius ke atas, maka vaksinasi ditunda sampai pasien sembuh.

  1. Hasil pengukuran tekanan darah

Apabila tekanan darah calon penerima vaksin Covid-19 hasilnya di atas atau sama dengan 140/90, maka vaksinasi tidak diberikan.

  1. Tidak menderita diabetes mellitus (DM)

Dengan catatan, masih dapat diberikan vaksinasi bagi penderita diabetes mellitus (DM) tipe 2 terkontrol dan HbA1C di bawah 58 mmol/mol atau 7,5 persen.

  1. Vaksinasi Covid 19 tidak diberikan bagi penderita HIV untuk penderita HIV, bila angka CD4 di bawah 200 atau tidak diketahui.
  2. Penyakit paru

Apabila memiliki penyakit paru, seperti asma, PPOK atau TBS, maka vaksinasi Covid-19 akan ditunda hingga kondisi pasien terkontrol baik. Sementara itu untuk pasien TBC dalam pengobatan, minimal setelah dua minggu mendapat obat anti-tuberkulosis dapat diberikan vaksinasi.

  1. Penyakit lain non-screening

Adapun bagi penerima vaksin dengan penyakit lain yang tidak disebutkan dalam format screening di atas nisa berkonsultasi pada dokter ahli yang merawat.

Sementara itu, vaksinasi Covid-19 pada lansia yang menjadi sasaran vaksinasi tahap kedua di Indonesia yang merupakan kelompok rentang dan menjadi prioritas juga ada aturannya. Seperti banyak diberitakan, dan ada dalam surat edaran (SE) nomor HK.02.02/I/368/2021 tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada kelompok sasaran lansia, komorbid, penyintas Covid-19, dan sasaran tunda, Kemenkes telah menyetujui vaksinasi Covid-19 juga diberikan pada kelompok lansia dan orang dengan komorbid. Surat edaran yang ditujukan untuk kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota itu menjelaskan tentang screening vaksinasi bagi kelompok komorbid dan penyakit kronik lainnya dengan ketentuan atau aturan vaksinasi Covid-19 lansia yang harus dipenuhi. Dr Nadia juga menjelaskan bahwa untuk lansia berusia 60 tahun ke atas, vaksin diberikan dua dosis yang diikuti dengan ketentuan-ketentuan tertentu.

Similar Posts