Uncategorized

Beriklan Dalam Bentuk Text dan Grafis di Adsense

Google Adsense memberi peluang ke advertiser dan penerbit untuk tempatkan iklan dalam pola text dan diagram.

Saat advertiser memilih untuk masukkan adsense ke website mereka lewat iklan banner, pertanyaannya tetap ada. Yang mana terbaik untuk advertiser dan yang mana terbaik untuk penerbit?

Di satu segi, advertiser kemungkinan berasa jika iklan gambar lebih responsive tetapi condong tidak menggerakkan pemasaran. Di lain sisi, iklan text bisa mengkonversi semakin banyak, sementara kurang kelihatan oleh customer.

Iklan berbasiskan text dipandang yang sekurang-kurangnya mengusik dari ke-2 pola itu. Tetapi apa itu bermakna iklan grafis lebih bagus? Customer terlatih dengan iklan grafis dimulai dari masuk di account e-mail gratis, dan dari memakai service berbasiskan situs yang lain. Karena terlatih dengan advertensi grafis, mereka nyaris memprogram diri sendiri untuk mengabaikannya. Lewat iklan yang tidak bertarget, customer terlatih dengan iklan merk yang mereka pikir biasanya kurang mempunyai tujuan. Ini bisa mengakibatkan customer meremehkan iklan grafis dengan anggapan jika iklan itu akan sama.

Iklan text tidak dipaksanya pada peselancar. Dengan jadi kurang terang sebagian orang tidak menyaksikannya benar-benar, tetapi mereka yang menyaksikan dan membacanya secara berarti lebih condong untuk mengekliknya. Ini karena beberapa argumen, tapi yang pertama ialah karena mereka memberi semakin banyak info. Biasanya, seorang yang membaca text dalam satu halaman tidak seutuhnya senang dengan yang mereka baca, apabila mereka mengecek iklan adsense mereka kemungkinan akan membaca suatu hal yang seterusnya akan lengkapi niat mereka seterusnya. Dengan iklan bermotif, ini lebih sebagai spekulasi untuk beberapa peselancar.

Iklan grafis kerap kali dibayarkan per siaran. Ini karena advertiser kemungkinan coba mempromokan merk mereka, bukannya mempromokan service yang berguna secara eksklusif. Karena itu mereka diibaratkan mempunyai tingkat alterasi yang tambah jelek, dan dengan iklan text ini di mata customer lebih efisien. Tetapi, bila text dalam iklan ditaruh dalam pola diagram, mana yang paling efisien? Pertama kali, bisa diibaratkan jika surfer makin lebih condong menyaksikannya, tetapi bila ada banyak iklan gambar yang ada berdekatan, mereka kemungkinan berasa kerepotan.

Iklan grafis lebih susah ditata. Silahkan kita pikirkan Google meluluskan iklan untuk kerap diganti dan tanpa ketentuan. Advertiser bisa mengakui affiliate dari website tempat mereka berpromosi, dan berisi keyword seperti “ipod” yang tidak bisa termuat dalam iklan text. Walau semakin banyak peraturan dan kontrol kualitas bisa diaplikasikan, gambar pornografi misalkan bisa dibikin untuk ada di iklan advertiser tanpa diakui.

Iklan text mempunyai daya magnet pasar yang lebih luas, karena advertiser biasanya tidak mempunyai sumber daya intern untuk bikin iklan gambar, tapi mempunyai sumber daya intern untuk menulis iklan text. Ini dapat bermakna jika semakin banyak advertiser mendapati iklan text bisa dijangkau, lewat iklan text yang tidak begitu memberatkan advertiser, dan gampang untuk diganti.

Iklan text tambah murah untuk dibikin oleh advertiser, sedang iklan dengan design grafis kemungkinan bernilai lebih dari $ 200. Dengan meniadakan ongkos masih ini, advertiser kemungkinan siap memberi biaya yang semakin tinggi untuk iklan itu sendiri; hingga memberikan keuntungan advertiser, penerbit dan pemilik website untuk mendapat penghasilan dari iklan di google adsense.

Iklan text nampaknya jadi opsi advertiser. Mereka bayar RKPT (rasio klik-tayang) dan cuman terima jalan raya bertarget. Ini hilangkan resiko dari usaha yang awalnya cemas jika iklan bukan hanya disaksikan, tapi di-click dan menggairahkan pemasaran. Karena BPK (Ongkos Per Click) lebih berkaitan dengan iklan text, advertiser bisa mendapatkan keterpaparan tanpa membutuhkan rasio klik-tayang yang tinggi supaya efisien.

Merek-merek besar siap untuk berpromosi dalam ke-2 pola itu, tetapi daya magnet pasar text yang luas tidak salah membuat jadi juara. Karena website flash lenyap dengan iklan gambar, jadi terang jika text dan info ialah opsi pemakai website.

Untuk artikel serupa bisa cek di firmanai

Similar Posts