Uncategorized

7 Tempat Bersejarah di Surabaya yang Bisa Kamu Jadikan Tempat Wisata

Memiliki beberapa kampus favorit di ruang perkantoran bergengsi, membuat Surabaya juga dihuni oleh anak-anak pesantren. Kota bersejarah ini juga menawarkan banyak destinasi wisata yang bisa bernostalgia di masa lalu. Bagi anda yang tinggal di kost di Surabaya, ini termasuk beberapa tempat bersejarah di kota Pahlawan yang bisa dikunjungi.

1. Tugu Pahlawan

Situs bersejarah selanjutnya yang harus dikunjungi adalah Tugu Pahlawan. Bisa dikatakan ikon kota Surabaya ini menjadi salah satu wisata sejarah yang paling terkenal. Lokasinya yang sentral juga memudahkan wisatawan dari berbagai kota untuk menjangkaunya.

Sedang mencari info lowongan kerja di surabaya? Anda bisa kunjungi tautan tersebut untuk info lebih lengkapnya.

Dibangun dengan megah di kawasan Taman Kebonrojo, pastikan Anda tidak melewatkan wisata sejarah ini. Monumen ini, dibangun dari handuk putih, sangat bagus sebagai objek foto Anda.

Apalagi saat suasana sedang cerah, langit biru yang tersembunyi benar-benar menambah kemegahannya. Perlu Anda ketahui, tugu ini dibangun untuk memperingati perang pada tanggal 10 November 1945 yang juga diresmikan sebagai Hari Pahlawan setiap tahunnya.

2. Area Jembatan Merah

Perjuangan kemerdekaan Arek Arek Suroboyo tidak akan lepas dari Jembatan Merah. Jembatan merah di masa lalu, terutama pada masa penjajahan Hindia Belanda, merupakan kawasan yang paling sibuk. Semua pusat perdagangan pemerintahan terpusat di wilayah ini setelah Perjanjian Paku Buwono II dengan VOC.

3. Jalan Gula dan Jalan Karet

Kawasan ini sangat cocok untuk Anda yang suka berfoto dengan objek-objek indah. Jangan sampai kost mampet, mending bawa kamera dan meluncur ke Sugar Street dan Rubber Street. Titik virtualnya memang menarik, sehingga tak heran jika kedua jalur ini kerap dijadikan sebagai tempat foto-foto menjelang pernikahan.

Lokasinya tidak jauh dari Jembatan Merah, jadi Anda bisa langsung melihatnya setelah keluar dari jembatan bersejarah tersebut.

Jika Anda berjalan di Jalan ini, saya pikir Anda akan memasuki terowongan di masa lalu kolonial. Pokoknya bangunan tempat kamu berada sekarang tidak ada yang berubah dan kesan logonya sangat kental.

4. Gedung Internatio

Tempat yang memiliki jejak sejarah yang juga bisa dikunjungi adalah Gedung Internatio. Bangunan tersebut sebenarnya menyandang nama Internationale Crediten Handelvereeniging sebagai tempat pengelolaan perdagangan pada zaman Belanda. Bangunan itu juga menjadi markas pasukan Sekutu. Memiliki desain yang khas akan membawa nostalgia masa kolonial yang lama.

Pertempuran dan perang yang sengit juga terjadi di gedung ini. Jadikanlah perang kemerdekaan sebagai pelopor dari peristiwa 10 November 1945. Gedung Internatio merupakan tempat yang cocok untuk Anda kunjungi.

5. Gedung Cerutu

Bangunan unik yang menyerupai cerutu rokok ini wajib dikunjungi. Meski bentuknya mirip rokok, bangunan ini tidak ada kaitannya dengan rokok. Padahal, gedung tersebut merupakan kantor sebuah perusahaan gula yang terletak di dekat Gedung Internatio.

Gedung Cerutu juga menjadi tempat bersejarah di kota Pahlawan yang tidak bisa dikunjungi. Pada umumnya bangunan ini sering dijadikan obyek yang sangat menarik untuk fotografi. Memang di sepanjang Jalan Rajawali banyak terdapat bangunan bersejarah.

6. Penjara Kalisosok

Pada dasarnya mengunjungi tempat yang memiliki sejarah bukanlah satu-satunya alternatif wisata. Tapi Anda juga bisa memanfaatkan mengunjungi situs bersejarah, yang menambah wawasan. Anda juga bisa mengingat perjuangan para pahlawan untuk memenangkan kemerdekaan yang sekarang saya nikmati.

Di Surabaya, Anda bisa mengunjungi Lapas Kalisosok yang saat ini sudah tidak terpakai. Beberapa pahlawan seperti WR Supratman, KH. Mas Mansyur dan HOS Tjokroaminoto ditahan di sini. Untuk meredam kesan ngeri tersebut, dinding penjara telah dihias dengan berbagai mural warna-warni.

7. Hotel Yamato

Masih ingat pelajaran sejarah yang dibahas tentang merobohkan bendera Belanda di hotel Yamato? Bendera itu diganti dengan bendera merah putih. Tindakan heroik dan bersejarah ini terjadi di atas sebuah hotel bernama Yamato Hotel.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa hotel ini adalah salah satu contoh tempat bersejarah untuk dikunjungi. Sekarang hotel Yamato berubah nama menjadi hotel Majapahit. Selain menjadi aksi diam kala itu, Anda bisa menjadikan hotel ini sebagai tempat bermalam. Setiap pesta menawarkan kemewahan unik ala Belanda. Bangunan dan interior ruangan ini tidak berubah.

Similar Posts