Bisnis

4 tips sederhana untuk mengelola persediaan di perusahaan Anda!

Berikut adalah 4 kiat jitu untuk mengelola inventaris produk dalam bisnis Anda. Monitoring persediaan merupakan salah satu kegiatan yang harus dilakukan oleh seorang penjual agar dapat menjalankan usahanya dengan baik. Manajemen produk tampaknya sederhana, tetapi tidak. Apalagi kalau stoknya banyak. Ekspedisi Surabaya

Pelajari 4 Tips Manajemen Inventaris yang Efektif dalam Bisnis Anda

Jika Anda membeli dan menjual rumah atau mobil, ini mungkin tidak terlalu sulit karena barangnya besar dan jumlahnya tidak banyak.

Tetapi jika bisnis Anda adalah toko ritel dengan ratusan ribu produk, berapa banyak waktu dan energi yang Anda habiskan untuk mengelola dan mengemas semua produk itu?

Ini akan memakan waktu beberapa hari. Manajemen persediaan juga dapat mempengaruhi bisnis, sehingga Anda perlu melakukannya dengan hati-hati dan hati-hati agar tidak melakukan kesalahan.

Berikut adalah beberapa cara untuk menyederhanakan manajemen produk.

1. Penilaian stok yang dimiliki

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengevaluasi inventaris Anda. Sebelum mengevaluasi inventaris, pastikan Anda juga membuat daftar inventaris barang inventaris Anda. Daftar inventaris memudahkan untuk mengevaluasi inventaris yang Anda miliki. Selain itu, Anda juga perlu memastikan bahwa penyimpanan inventaris Anda terorganisir secara efisien. Dengan memasang rak khusus dan memilah ke dalam kategori, menjadi lebih mudah untuk menemukan dan menyimpan barang.

Selanjutnya, data persediaan harus dihitung dan dicatat seakurat mungkin. Anda dapat melakukannya secara manual atau dengan komputer. Estimasi persediaan awal adalah dasar untuk menentukan tujuan penjualan dan pemasaran yang harus dipenuhi pada periode berjalan.

Selain itu, Anda dapat memperhitungkan jumlah inventaris yang dibutuhkan oleh bisnis Anda. Persediaan ini mudah dihitung dan dievaluasi. Namun, apabila bisnis Anda memiliki banyak produk, langkah ini dapat sedikit rumit untuk dilakukan karena Anda perlu menentukan kuantitas untuk setiap item.

2. Masukkan kode untuk setiap item

Memberikan kode untuk setiap elemen juga membantu mengidentifikasi dan menemukan elemen tertentu dengan lebih cepat. Kode ini adalah wewenang perusahaan untuk mempermudahnya. Sebagai aturan, kode biasanya dilampirkan ke produk, misalnya kode, warna, angka atau huruf. Selain itu anda juga dapat memanfaatkan barcode sebagai kode produk.

Barcode dapat dipindai oleh pemindai, dan sistem melacak lokasi paket. Tentu saja, waktu yang dihabiskan untuk pencarian akan sangat efektif dan produktif.

Tentu saja, bayangkan akan sangat sulit untuk menemukan barang dengan cepat jika Anda tidak memberikan kode barang di gudang Anda. Juga, harus menghafal nama banyak item panjang pasti akan membuat Anda kewalahan.

3. Bagi atau kelompokkan stok barang untuk mengelola stok barang

Pisahkan item baru dan lama untuk memposting informasi penjualan nanti. Mencegah persediaan barang sebelum tanggal kadaluarsa. Juga, cobalah untuk memisahkan apa yang laris dan yang tidak.

Selain itu, dengan memisahkan barang-barang yang dijual dan tidak untuk dijual, barang-barang yang dijual menjadi lebih mudah dikeluarkan. Cobalah untuk menyimpan barang-barang kecil yang mudah hilang bersama-sama. Pengelompokan item dengan ukuran ini meminimalkan risiko kehilangan. Pisahkan item kelas atas dan kelas bawah untuk mempermudah pengelolaan inventaris.

Jadi jika Anda kemudian kehilangan barang mahal, akan lebih mudah untuk menemukannya kembali. Karena jika kehilangan satu saja pasti akan mempengaruhi pendapatan usaha Anda. Untuk melakukannya, Anda perlu mengelompokkan barang-barang mahal ini secara teratur.

4. Lakukan dengan sistem acak

Item yang termasuk dalam sistem acak ini harus diperiksa lebih sering karena cenderung termasuk dalam kategori promosi bulanan. Misal minyak sayur bulan ini Rp 30.000, bulan depan diskon menjadi Rp 25.000. Manajemen inventaris dan penetapan harga yang buruk dapat menyebabkan kebingungan dan kerugian bisnis. https://padicargosurabaya.com/

Similar Posts